You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jaksel Miliki 44 e-Warong
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Jakarta Selatan Miliki 44 e-Warong

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan hingga kini telah memiliki 44 elektronik Warung Organisasi Gotong Royong (e-Warong).

Sekarang di Jakarta Selatan ada 43 e-Warong. Kalau dilihat masih perlu penambahan

Jumlah e-Warong tersebut tersebar di 10 wilayah kecamatan yang ada di Jakarta Selatan.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Mursidin menilai jumlah e-Warong yang ada saat ini masing kurang untuk mendistribusikan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Terlebih di Jakarta Selatan ada 39.776 keluarga penerima BPNT.

Pemprov DKI Dukung Program E-Warong Kemensos

"Sekarang di Jakarta Selatan ada 44 e-Warong. Kalau dilihat masih perlu penambahan," ujarnya di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (22/2).

Ia menjelaskan, e-Warong ini merupakan program Kementerian Sosial. Di tiap lokasi e-Warong disediakan dua komoditas pangan yakni beras dan telur.

"Setiap e-Warong melayani 250-400 BPNT. Bahan pangan bisa diperoleh setelah tanggal 25 setiap bulannya," ujarnya. 

Menurutnya, masing-masing penerima BPNT akan mendapat dana sebesar Rp 110 ribu per bulan. Dana tersebut ditukarkan dengan lima kilogram beras dan dua tray telur.

"Setiap tray berisi sebanyak 10 butir telur," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1147 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1059 personAnita Karyati
  3. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye888 personDessy Suciati
  4. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye865 personAnita Karyati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye839 personAnita Karyati